Main Article Content

Abstract

Penelitian ini diharapkan mampu menjelaskan perbedaan model pembelajaran quantum learning dengan peta konsep dan model pembelajaran konvensial terhadap hasil belajar siswa, serta perlakuan mana yang lebih efektif digunakan dalam pembelajaran. Penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan populasi siswa MTs PSA An-Noor Karangasri Ngawi kelas VIII yang berjumlah 48 siswa dan dijadikan dua kelompok kelas. Sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Instrumen penelitian menggunakan instrumen tes hasil belajar matematika. Analisis data menggunakan uji anava satu jalur dan uji pasca anava. Hasil penelitian memberikan kesimpulan 1) Ditemukan perbedaan hasil belajar matematika model pembelajaran quantum learning dengan peta konsep diperoleh rata-rata 71,3 dan model pembelajaran konvensional diperoleh rata-rata 60,2 dengan Fhitung sebesar  4,0697 lebih besar dari Ftabel yaitu 4,05 dan 2) Model pembelajaran quantum learning  dengan peta konsep lebih efektif digunakan dibanding model pembelajaran konvensional pada proses pembelajaran dengan Fhitung  4,112 lebih besar dari Ftabel yaitu 4,05.


 


Kata kunci : Model Pembelajaran quantum learning, Peta Konsep, Hasil Belajar Siswa


 

Article Details

References

  1. Afandi, m., chamalah, e., & wardani, o. P. (2013). Model dan metode pembelajaran di sekolah. In perpustakaan nasional katalog dalam terbitan (kdt) (vol. 392, issue 2). Https://doi.org/10.1007/s00423-006-0143-4
  2. Anisa, a., medriati, r., & putri, d. H. (2019). Pengaruh model quantum learning terhadap pemahaman konsep dan hasil belajar siswa kelas x. Jurnal kumparan fisika, 2(3). Https://doi.org/10.33369/jkf.2.3.201-208
  3. Budiyono (2016) “statistika untuk penelitian” uns press 2016
  4. Dewi, a. S., isnani, i., & ahmadi, a. (2019). Keefektifan model pembelajaran stad berbantuan media pembelajaran terhadap sikap dan kemampuan pemecahan masalah matematika. Jipmat, 4(1). Https://doi.org/10.26877/jipmat.v4i1.3509
  5. Faizah, s. N. (2020). Hakikat belajar dan pembelajaran. At-thullab : jurnal pendidikan guru madrasah ibtidaiyah, 1(2). Https://doi.org/10.30736/atl.v1i2.85
  6. Kasmanto. (2014). Peningkatan hasil belajar mata pelajaran ipa melalui penerapan model quantum learning. Jurnal universitas sebelas maret, 23(2).
  7. Lestari, w. (2017). Pengaruh kemampuan awal matematika dan motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika. Jurnal analisa, 3(1). Https://doi.org/10.15575/ja.v3i1.1499
  8. Nurdyansyah, & fahyuni, e. F. (2016). Inovasi model pembelajaran sesuai kurikulum 2013. In nizmania learning center.
  9. Pribadi, b. A., & delfy, r. (2015). Implementasi strategi peta konsep (concept mapping) dalam program tutorial teknik penulisan artikel ilmiah bagi guru. Jurnal pendidikan terbuka dan jarak jauh, 16(no. 2).
  10. Riati, t., & farida, n. (2017). Pengaruh model pembelajaran quantum learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas viii smp pgri 02 ngajum. Pi: mathematics education journal, 1(1). Https://doi.org/10.21067/pmej.v1i1.1999
  11. Solichin m. (2017). Analisis daya beda soal, taraf kesukaran, validitas butir tes, interpretasi hasil tes dan validitas ramalan dalam evaluasi pendidikan. Test.journal.unipdu.ac.id, 2(2).
  12. Sugiyono. (2016) metode penelitian kuantitatif, kualitatif,dan r&d, bandung:alfabeta, cv. ___.
  13. Usmadi. (2020). Pengujian persyaratan analisis. Inovasi Pendidikan, 7(1).