Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Ada perbedaan prestasi belajar matematika dan kemampuan komunikasi matematis antara peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining dipadukan metode Kumon dengan peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Inquiry Learning, 2) Prestasi belajar matematika dan kemampuan komunikasi matematis peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining dipadukan metode Kumon lebih baik daripada peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Inquiry Learnin. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji Proporsi Pihak Kanan, Uji Manova, dan Uji Hotelling. Hasil penelitian ini adalah: 1) Ada perbedaan prestasi belajar matematika dan kemampuan komunikasi matematis antara peserta didik yang  diajar menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining dipadukan metode Kumon dengan peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Inquiry Learning, 2) Prestasi belajar matematika dan kemampuan komunikasi matematis peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explainingdipadukan metode Kumon lebih baik dari pada peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Inquiry Learning.

Keywords

Student Facilitator and Explaining Kumon Prestasi belajar Komunikasi Matematis

Article Details

References

  1. Farkhanah, R. N. 2018. Efektivitas Model Pembelajaran Mind Maping Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Dan Prestasi Belajar Peserta Didik. Skripsi FKIP UPS Tegal.
  2. Kemendikbud. 2017. Buku Guru Matematika (SMP Mts Kelas VIII). Jakarta.
  3. Khaulah, S. (2016). Upaya Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Melalui Pendekatan Student Facilitator and Explaining Pada Materi Statistik Di Kelas XI SMA Negeri 1 Jangka. Jurnal Pendidikan Almuslim, 4(1).
  4. Lestari, K. E., & Yudhanegara, M. R. 2017. Penelitian Pendidikan Matematika. Bandung: PT Refika Aditama.
  5. Qohar, A. (2011, April). Pengembangan instrumen komunikasi matematis untuk siswa SMP. In Makalah disajikan dalam Lomba dan Seminar Matematika, di Universitas Negeri Malang.
  6. Shoimin, Aris. 2017. 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
  7. Sholikhakh, R. A., Pujiarto, H., & Suwandono, S. (2019). Keefektifan Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Minat dan Prestasi Belajar Matematika. Journal of Medives: Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang, 3(1), 33-39.http://e-journal.ivet.ac.id/index.php/matematika/article/view/561. (16 Desember 2018)
  8. Sinambela, P. N. (2017). Faktor-Faktor Penentu Keefektifan Pembelajaran dalam Model Pembelajaran Berdasarkan Masalah (Problem Based Instruction). Generasi Kampus, 1(2).
  9. Sudjana. 2005. Metode Statistika. Bandung:Tarsito.
  10. Sugiono. 2012. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatir, R&D). Bandung: Alfabeta.
  11. Susongko, Purwo. 2016. Pengantar Metodologi Penelitian Pendidikan. Tegal: Universitas Pancasakti Tegal.
  12. Susongko, Purwo. 2017. Penilaian Hasil Belajar. Tegal: Universitas Pancasakti Tegal.
  13. Suwandono, S. (2018). KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING) TERHADAP KOMUNIKASI MATEMATIS DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA. Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika), 1(1), 1-9.