Main Article Content

Abstract

Penelitian ini berangkat dari kenyataan di SMK Negeri 2 Slawi, pada materi Statistika, aktivitas dan hasil belajar siswa kelas XII APHP 1 yang berjumlah 35 siswa  belum mencapai hasil yang diharapkan.Penelitian ini difokuskan pada pertanyaan : “Apakah penerapan model Numbered Heads Together (NHT)  mampu meningkatkanaktivitasdanhasilbelajarsiswa kelas XII APHP 1 SMK Negeri 2 Slawi semester gasal tahun pelajaran 2019/2020?”. Metode dalam pengumpulan data adalah teknik tes untuk nilai hasil belajar dan teknik observasi untuk merekam aktivitas siswa dalam pembelajaran. Dari hasil analisis data yang menggunakan deskripsi komparatif, dinyatakan : 1). Kondisi awal, bahwa daya serap klasikal yang merupakan hasil belajar seluruh siswa hanya mencapai 34,29% masih  dibawah  ketentuan yang telah ditetapkan 80%  (kondisi ideal).2).Pada Siklus 1,  daya serap klasikal mencapai sebesar68,57%  masih dibawah  ketuntasan klasikal. 3). Pada Siklus 2, daya serap klasikal mencapai 91,43 % berada diatas ketuntasan kelas yang telah ditetapkan 80%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan, bahwa terdapat peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dengan model Numbered Heads Together (NHT) pada siswa kelas XII APHP 1 SMK Negeri 2 Slawi semester gasal tahun pelajaran 2019/2020.

Keywords

Aktivitas Hasil Belajar Statistika Cooperative Learning NHT

Article Details

References

  1. Azizah, Noor. 2007. “Keefektifan Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT (Numbered Heads Together) dengan Pemanfaatan LKS (Lembar Kerja Siswa) pada Pokok Bahasan Bangun Ruang Sisi Datar (Kubus dan Balok) Siswa Kelas VIII Semester 2 SMP Negeri 6 Semarang Tahun Pelajaran 2006/2007”. Skripsi S1 Pendidikan Matematika, Universitas Negeri Semarang.
  2. Azwar, Saifudin. 2010. Metode Penelitian. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
  3. Departemen Pendidikan Nasional. 2006. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 Tanggal 23 Mei 2006, Standar Isi. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
  4. Dwiyatno. 2009. Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Tarsito.
  5. Hadis, Abdul. 2008. Psikologi dalam Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
  6. Husain Alie, Nurhayati. 2013. “Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together (NHT) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa kelas X2 SMA Negeri 3 Gorontalo pada Materi Jarak pada Bangun Ruang”. Penelitian Tindakan Kelas.
  7. http://lppm.ut.ac.id/htmpublikasi/11wwahyuni.html diakses 24 Februari 2013.
  8. Ibrahim, H.Muslimin. 2000. Pembelajaran Kooperatif. Surabaya : Unesa University Press.
  9. Kunandar. 2008. Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas sebagai Pengembangan Profesi Guru. Jakarta : Raja Grafindo Persada.
  10. Lie, Anita. 2007. Cooperative Learning. Jakarta : Grasindo.
  11. Russeffendi. 1988. Pengantar kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam Pengajaran Matematika untuk Meningkatkan CBSA. Bandung : Tarsito.
  12. Slameto. 2003.Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rhineka Cipta.
  13. Slavin, Robert . 1995. Cooperative Learning. Massachusets: Allyn and Bacon.
  14. Soedjadi. 1999. Kiat Pendidikan Matematika di Indonesia. Jakarta: Dikti, Depdiknas.
  15. Sudirman. 2004. Langkah Pembelajaran. Jakarta: Rhineka Cipta.
  16. Suhandari, Putri. 2013. Poetrysalju.blogspot.com. Diakses 30 November 2013.
  17. Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 1995. KamusBesar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.